best inveted

time

http://bima.ipb.ac.id/~anita/bendera.gif

vidio

welcome to my bloggers dame handsome
http://www.ganges.com/naruto_manga_409_spoiler_confirmado_v5174623/

naruto manga 409 spoiler confirmado

처음보는 크리스티아누 호날두 스페셜!

호날두 새 연인 연상녀 레티치아 필리피

Photo Flipbook Slideshow Maker
[Glitterfy.com - Photo Flipbooks][url=http://www.glitterfy.com/][img]http://img18.glitterfy.com/222/glitterfy-flpbk090207264576518.gif[/img][/url]

Rabu, 23 Juli 2008

Kopi Sebagai Anti Oksidan

Kopi mengandung lebih banyak ANTIOKSIDAN DIBANDING buah n sayuran. Studi baru dari University of Scaranton menemukan ,kopi merupakan sumber utama Antioksidan melebihi buah n sayuran ,kopi berkafein maupun yang kafeinnya dihilangkan (decaf) mempunyai antioksidan yang sama.

Antioksidan secara umum dikaitkan dengan sejumlah khasiat,termasuk mencegah penyakit JANTUNG n KANKER ,tapi menurut para ahli ,khasiatnya terutama tergantung pada bagaimana Antioksidan itu diabsorp dan digunakan tubuh.

Dalam studi,para periset menganalisa kandungan Antioksidan lebih dari 100 jenis makanan,termasuk buah - buahan,sayuran,kacang - kacangan (nut),rempah,minyak n minuman biasa. Data lalu dibandingkan dengan
database yang ada dari DEPARTEMENT OF AGRICULTURE AMERIKA. hasilnya ternyata mengagetkan, kopi menduduki urutan pertama,baik dalam ukuran persaji maupun dalam frekuensi konsumsi,mengungguli sumber - sumber Antioksidan populer seperti : Teh/susu/cokelat/cranberry.

Dari semua makanan n minuman yang distudi, Kurma mengandung paling banyak mengandung Antioksidan dalam ukuran saji,tapi karena konsumsi kurma tidak setinggi konsumsi kopi,minuman ini tampil sebagai urutan pertama sumber Antioksidan.

Selain menghilangkan kantuk,kopi juga dikaitkan dengan berbagai khasiat kesehatan,termasuk mencegah : Kanker liver n Kolon,Diabetes type 2, Parkinson. Begitu menurut beberapa studi yang diterbitkan baru - baru ini. Tapi para ahli menyarankan mengkumsisi kopi secukupnya saja ,karena bisa membuat sulit tidur n menyebabkan sakit perut, 1 - 2 cangkir tampak berkhasiat,jika tidak suka kopi,coba minum teh hitam yang juga banyak dikomsumsi.

sumber : majalah Aura
Klub Pengembangan Kepribadian
Dikutip oleh : “David Hebat”
Comments (0)
WINNER OR LOSSER ?
11 October 2005

The Winner selalu berfikir mengenai kerja sama, sementara
The Looser selalu berfikir bagaimana menjadi tokoh yang paling
berjaya.

Ikuti cerita ilustrasi fiksinya :

Seekor kucing lapar sedang duduk santai di tepi pantai, Tiba tiba
datang se-ekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya, Lalu
kucing lapar itu berkata: “Kalau memang kamu berani, hayo kita
berkelahi di dalam sarangku, Yang kalah akan jadi santapan
yang menang, dan saya yakin saya akan menang.”

Sang Rubah jantan merasa tertantang, “dimanapun jadi, Masa sih
kucing lapar bisa menang melawan aku?” Merekapun masuk ke dalam sarang
kelinci, Sepuluh menit kemudian sang kucing lapar keluar sambil
menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.

Sang kucing kembali bersantai, Sambil memakai kaca mata hitam dan
topi pantai Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak
memangsanya. Lalu kucing berkata : “Kalau memang kamu berani,
hayo kita berkelahi di dalam sarangku. Yang kalah akan jadi
santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.
“Sang serigala merasa tertantang, dimanapun jadi.
Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”

Merekapun masuk ke dalam sarang kucing.
Lima belas menit kemudian sang kucing keluar sambil
menggenggam Setangkai paha serigala dan
melahapnya dengan nikmat.

Sang kucing kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan
merebahkan diri diatas pasir, Tiba tiba datang seekor beruang
besar yang hendak memangsanya. Lalu kucing berkata: “Kalau memang
kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam sarangku. Yang
kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan
menang. “Sang Beruang merasa tertantang.
“Dimanapun jadi. Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”
Merekapun masuk ke dalam sarang kucing.
Tiga puluh menit kemudian sang kucing keluar sambil
menggenggam setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.

Pohon kelapa melambai lambai, Lembayung senja sudah tiba, habis
sudah waktu bersantai, Sang kucing melongok ke dalam sarangnya
sambil melambai “Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan!!”

Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya.
Sambil menguap Harimau berkata ” Kerjasama kita sukses hari ini,
kita makan kenyang Dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang.”

Untuk membentuk ikatan persahabatan dan persaudaraan harus ada
kerendahan hati dan keikhlasan bekerja sama :

MESKIPUN DENGAN SESEORANG YANG KELIHATANNYA
TIDAK LEBIH BAIK DARI KITA

Kucing itu, winner or losser ? Pikirkanlah…
Comments (0)
Sounds Of Health
22 September 2005

Sounding

It is known that sound has the power to change us. It is used in meditation, ritual, prayer, and as a natural healing technique. Sound itself encompasses most auditory phenomenon and sound healers may practice their craft with recorded classical music, drumming, chanting, instruments, or electronically synthesized sounds. Sounding, however, is unique in that the practitioner uses only his or her voice projected onto the body through loosely cupped hands or a cone of wood. The resonance of the voice permeates tissue and bone, positively impacting physical and spiritual health by causing unbalanced areas to begin once again resonating at their natural frequencies.

The human voice has the natural ability to affect both the body and mind. Just as a beautiful melody or powerful drum beat can inspire and energize you, a sound healer’s voice stimulates your systems’ natural integrity, helping you to achieve deep relaxation and well-being. A sounding session most often starts with the healer directing sounds toward various parts of the body to determine what areas require stabilization and strengthening. This technique is called ‘overtoning.’ He or she may sigh, sing, or vocalize in various frequencies while listening for a change in the tone that indicates the sound interfacing with the body’s energy field. As each area of the body vibrates at its own unique frequency, this helps the healer identify the precise systems where the sounding needs to be directed. The healer will then cup his or her hands over the area in need of treatment and vocalizes in specific frequencies. The pure harmonic vibrations emitted by the healer ripple and echo through the body, correcting the out-of-sync rhythms and resonance, relieving tension, and creating energy impulses that help the body heal itself without medication.

In sounding, the healer’s voice becomes a winding river upon which healing energy is conveyed into the body. Plato called music the “essence of order,” and when, through the miraculous abilities of the human voice, the body, spirit, and emotions are vibrating at their intended frequencies and in perfect harmony with one another, the result is perfect health.

What do you think?
Comments (0)
10 Kebiasaan yg dapat merusak otak

Yana Arina
Summit Oto Finance
Accounting Division
Telp : 021-252-2788 Ext. 629
Fax : 021-252-6323

1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Jangan rusak otak, selagi bisa…

Tidak ada komentar: