BERSAMA LEBIH MUDAH
Jumat, 2007 Agustus 31
Rahasia Rumus-rumus “Cepat” Matematika
Jump to Comments
Oleh: Al Jupri
Dulu, ketika saya masih baru menjadi mahasiswa baru tingkat pertama, saya berkenalan dengan salah seorang mahasiswa baru lainnya yang di kemudian hari menjadi teman baik saya. Ketika awal perkenalan, kami pun ngobrol kesana-kemari. Tanya sana-tanya sini. Jawab sana, jawab sini. Hingga ia pun akhirnya bercerita bahwaa nilai tes Matematika Dasar-nya, yaitu salah satu mata pelajaran yang diujikan di UMPTN*, adalah 100 alias benar semua.
Mendengar ceritanya tersebut, saya pun terkagum-kagum dibuatnya. Dalam pikiran saya, saya berkesimpulan “Wah ia pasti orang yang sangat pandai”. Rasa kagum saya mendorong rasa ingin tahu saya tentang pengetahuannya dalam matematika. Akhirnya, dalam masa awal perkenalan itu, saya ajak ia ngobrol tentang matematika yang sudah pernah kami pelajari ketika semasa SD sampai SMA dulu.
Dari obrolan tersebut, saya jadi tahu, ternyata ia benar-benar luas pengetahuan tentang matematika yang sudah dipelajarinya. Hingga akhirnya, mungkin untuk menunjukkan kepiawaiannya, ia mengajak saya adu cepat mengerjakan soal matematika.
Mendapat tantangan itu, sebenernya saya ngeper juga. Karena saya merasa tak sepandai dirinya. Namun, karena ini namanya juga bukan lomba dan bukan apa-apa, saya sih mau saja waktu itu. Soal-soal pun dipilih secara acak dari buku kumpulan soal-soal latihan tes UMPTN* dan EBTANAS** beberapa tahun sebelumnya yang masih rajin ia bawa ke mana-mana. Kemudian, adu cepat menyelesaikan soal matematika pun dimulai.
Bagaimana hasilnya? Siapa yang tercepat?
Ternyata benar, dalam beberapa menit saja, teman saya itu berhasil menyelesaikan semua soal yang sudah dipilih tadi (karena yang dipilih cuma 3 soal sih). Dan ia keluar sebagai yang tercepat, menjadi pemenang. Sedangkan saya, satu soal pun belum mampu saya selesaikan. Waktu itu, saya terlalu berkutat dengan soal nomor pertama yang lumayan sukar untuk ukuran saya waktu itu. Walau sudah dengan segenap kemampuan saya berusaha menyelesaikannya, tapi ternyata, sampai waktu habis belum ketemu juga. Saya pun mengakui kelebihan dan kehebatannya.
Dengan sedikit malu-malu, saya bertanya padanya tentang soal yang belum bisa saya selesaikan tersebut. Sambil saya tanyakan pula kenapa ia begitu cepat bisa menyelesaikan soal-soal tersebut. Soal yang waktu itu belum bisa saya selesaikan adalah seperti berikut ini.
Soal: Bila a + 1/a = 5, maka nilai dari a3 + 1/a3 =…
Dengan cepat teman saya itu pun menyelesaikan soal tersebut seperti berikut ini:
a3 + 1/a3 = (a + 1/a)3 – 3a.1/a(a + 1/a) = 53 – 3(5) = 125 – 15 = 110.
Melihat cara penyelesaiannya, saya hanya bisa melongo waktu itu. “Cuma satu baris? Padahal saya mencoba menyelesaikannya berbaris-baris, dan belum ketemu juga”, itu yang ada di pikiran saya. Kemudian, saya pun bertanya ke teman saya itu, kenapa cara pengerjaannya seperti itu?
Dengan senang hati, ia pun menjelaskan ke saya. Ia katakan bahwa, soal semacam tersebut dapat dengan mudah diselesaikan dengan rumus “cepat” berikut ini.
a3 + b3 = (a + b)3 – 3ab(a + b) ………………………………..(1)
Dengan mengganti b dengan 1/a, katanya, maka soal tadi dapat diselesaikan dengan cepat seperti yang sudah dikerjakannya tadi.
Saya yang tak terbiasa menggunakan rumus “cepat” ketika di SMA dulu, penasaran ingin tahu alasan kenapa rumus “cepat” tersebut bisa dipakai. Tapi sayang, teman saya itu tak memberi tahu saya. Malahan ia menambah lagi rumus cepat yang sudah ia ketahuinya, yaitu:
a3 – b3 = (a – b)3 + 3ab(a – b)……………………………….(2)
Akhirnya, ngobrol-ngobrol pun beres. Ia bergegas pulang menuju kost-kost-annya. Saya pun begitu, pulang dengan rasa penasaran yang mengganjal.
Di kost-kost-an, dengan penuh rasa penasaran ingin tahu, saya pun mengutak-atik rumus “cepat” yang telah ia gunakan tersebut. Setelah beberapa waktu lamanya, akhirnya, terpecahkan juga rahasia rumus “cepat” yang dipakai teman saya tersebut. Saya berhasil menelusuri asal-muasal rumus “cepat” tersebut, berhasil menguak rahasianya. (Duh rasanya begitu senang sekali, tak bisa saya ekspresikan dengan kata-kata).
Hasil penelusuran saya tersebut, setelah saya rapikan, seperti berikut ini.
(a + b)3 = (a + b)2(a + b)
= (a2 + 2ab + b2)( a + b)
= a3 + a2b + 2a2b + 2ab2 + b2a + b3
= a3 + b3 + 3a2b + 3ab2
= a3 + b3 + 3ab (a + b)
Jadi, (a + b)3 = a3 + b3 + 3ab (a + b).
Sehingga, a3 + b3 = (a + b)3 – 3ab (a + b). Rumus “cepat” (1) dapat saya buktikan kebenarannya. Kemudian, dengan cara serupa, saya pun berhasil menelusuri asal-muasal rumus “cepat” (2).
Walaupun apa yang telah saya lakukan tersebut sederhana, tapi bagi ukuran saya waktu itu adalah sesuatu yang menggembirakan hati, menyenangkan pikiran, dan memuaskan dahaga keingin-tahuan saya.
Sejak saat itu, bila ada rumus-rumus “cepat” yang saya temui di buku-buku bimbingan tes, saya pun terpacu untuk menelusuri asal-muasalnya. Dengan cara seperti itu, saya seringkali berhasil memecahkan rahasia rumus-rumus “cepat” yang selama ini beredar luas di kalangan siswa yang mengikuti bimbingan test.
Baiklah, segitu dulu saja ceritanya ya…, lain kali insya Allah saya akan membahas baik-buruknya penggunaan rumus “cepat” (Ada satu cerita yang sangat menggelikan tentang hal ini. Mau tahu? Silakan tunggu di postingan mendatang…). Sampai di sini dulu ya…, mudah-mudahan bermanfaat.
Sebagai bahan latihan untuk Anda, cobalah telusuri asal-muasal rumus-rumus “cepat” berikut ini.
1. Persamaan garis yang melalui titik (0, a) dan (b, 0) adalah ax + by = ab.
2. Perhatikan gambar berikut. Panjang PQ dapat ditentukan dengan mudah, yaitu:
PQ = (AP. DC + DP. AB)/(AD)
rumus-cepat.jpg
Catatan:
*UMPTN: Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (Saat ini namanya SPMB)
**EBTANAS: Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (Saat ini namanya UAN)
Diposting oleh KOMUNITAS ANAK SEKOLAH di 13:48
0 komentar:
Posting sebuah Komentar
Link ke posting ini
Buat sebuah Link
Posting Lebih Baru Posting Lama Halaman Muka
Berlangganan: Posting Komentar (Atom)
Mata Pelajaran Apa Yang menurut anda susah ?
Anda Memakai Vocer ?
Arsip Blog
* ▼ 2007 (6)
o ▼ Oktober (2)
+ HAI
+ baru
o ► Agustus (4)
+ rumus cepat
+ Rahasia Rumus-rumus “Cepat” Matematika
+ tips mtk
+ Syarat-Syarat Layanan Google
Kontributor
* KOMUNITAS ANAK SEKOLAH
* SR Bekasi
best inveted
day...
time
http://bima.ipb.ac.id/~anita/bendera.gif
vidio
http://www.ganges.com/naruto_manga_409_spoiler_confirmado_v5174623/
naruto manga 409 spoiler confirmado

[Glitterfy.com - Photo Flipbooks][url=http://www.glitterfy.com/][img]http://img18.glitterfy.com/222/glitterfy-flpbk090207264576518.gif[/img][/url]
Jumat, 22 Agustus 2008
Rabu, 06 Agustus 2008
Rabu, 23 Juli 2008
Salam Hijjau Indonesia !!!, Selamat datang di Website Komunitas Pencinta alam dan pendaki gunung Indonesia.Website ini bertujuan mendokumentasikan kegiatan alam terbuka terutama Pendakian Gunung, so...siapapun bisa ambil bagian untuk mendapatkan info dan memberikan info yang menarik disini.
Selain itu kami berusaha membuka dan memberikan kesempatan kepada anda untuk dapat berperan aktif dengan ikut serta mengisi halaman webpage ini dengan cerita dan Informasi ataupun pengalaman perjalanan anda yg mungkin nantinya akan berguna untuk rakan-rekan lainnya.
Website ini menyajikan Informasi seputar pendakian gunung, berupa kegiatan Pendakian, Jalur Pendakian, Info Tips, Forum Diskusinya anak gunung maupun segala perlengkapan untuk kegiatan alam terbuka dan tentunya masih banyak lagi yang ingin kami sampaikan dan tampilkan di website ini, semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk komunitas pencinta alam dan pendaki gunung di Indonesia. Selamat bergabung dan jangan lupa kirimkan kritik dan saran melalui E-mail
Selain itu kami berusaha membuka dan memberikan kesempatan kepada anda untuk dapat berperan aktif dengan ikut serta mengisi halaman webpage ini dengan cerita dan Informasi ataupun pengalaman perjalanan anda yg mungkin nantinya akan berguna untuk rakan-rekan lainnya.
Website ini menyajikan Informasi seputar pendakian gunung, berupa kegiatan Pendakian, Jalur Pendakian, Info Tips, Forum Diskusinya anak gunung maupun segala perlengkapan untuk kegiatan alam terbuka dan tentunya masih banyak lagi yang ingin kami sampaikan dan tampilkan di website ini, semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk komunitas pencinta alam dan pendaki gunung di Indonesia. Selamat bergabung dan jangan lupa kirimkan kritik dan saran melalui E-mail
CARI
MUKA TENTANG SITUS INI HUBUNGI KAMI
Arsitek-arsitek Mungil di Alam
HARUN YAHYA
Kirim artikel ini
Binatang-binatang di alam sungguh menarik perhatian kita, terutama struktur tubuh mereka. Misalnya, citah memiliki sistem rangka dan sistem otot yang sempurna untuk berlari; elang memiliki desain aerodinamis paling unggul di dunia; dan lumba-lumba memiliki kulit serta tubuh yang diciptakan secara khusus, sehingga dapat berenang dan menyelam di air dengan sempurna. Gambaran tubuh binatang yang sempurna tanpa cacat ini adalah bukti untuk mengingatkan kita, bahwa tiap jenis makhluk hidup diciptakan oleh Allah.
Tapi, memiliki tubuh yang sempurna belumlah cukup. Sebab pada saat yang sama, binatang harus mengetahui bagaimana meng-gunakan bagian-bagian tubuhnya tersebut. Misalnya, sayap seekor burung hanya bermanfaat jika burung berhasil terbang, meluncur dan mendarat dengan sayapnya.
Berbagai satwa memperlihatkan keahlian mereka sejak saat mereka dilahirkan. Sebagai contoh, hanya perlu waktu setengah jam saja bagi bayi rusa yang baru lahir untuk berdiri dan berlari; bayi kura-kura yang sebelum menetas ditimbun dalam pasir oleh induk betinanya tahu, bahwa mereka harus memecah cangkang telur mereka dan bergerak ke permukaan pasir. Bahkan, mereka telah diajari bahwa segera setelah muncul di permukaan pasir, mereka harus mencapai lautan. Seolah-olah, semua binatang muncul di dunia ini dalam keadaan telah terlatih dengan baik.
Contoh paling menakjubkan dari ketrampilan mengagumkan yang dimiliki binatang adalah rumah yang mereka bangun sendiri dengan sangat ahli. Ketika kita memperhatikan arsitek-arsitek lain di alam, kita dapat dengan jelas melihat bahwa tiap-tiap mereka adalah keajaiban penciptaan. Marilah kita pelajari sebagian kecil saja dari ribuan contoh yang ada.
Si Buta Pembuat 'Gedung Pencakar Langit'
Rayap adalah serangga kecil yang menyerupai semut. Mereka hidup berkoloni dan membangun sarang raksasa untuk diri mereka sendiri. Satuan terkecil pembangun sarang tersebut adalah bata-bata mungil yang terbuat dari tanah, yang dibuat rayap-rayap pekerja dengan mencampurkan air liur mereka sebagai bahan perekat. Ukuran sarang rayap kadang dapat mencapai tiga sampai empat meter. Arsitektur sarang yang menyerupai bangunan pencakar langit raksasa bila dibandingkan dengan ukuran tubuh rayap itu sendiri, sungguh sangat menakjubkan.
Bagian dalam sarang rayap dipenuhi dengan lorong-lorong sempit. Di bagian dalam lorong-lorong tersebut, terdapat sekitar satu setengah juta rayap yang bekerja bersama dengan keharmonisan yang luar biasa.
Ketika kita mengamati penampang melintang sebuah sarang rayap, kita akan menemukan sebuah bilik khusus untuk ratu, sejumlah areal pertanian, gudang-gudang penyimpan dan lorong-lorong pengatur kondisi udara.
Rayap melakukan pekerjaan pembangunan dan perbaikan sarang. Selain itu, mereka juga senantiasa siap menghadapi musuh yang mungkin datang, serta bercocok tanam dalam sarang mereka dengan menanam jamur.
Kelangsungan hidup populasi besar seperti ini tergantung pada kondisi terpenting, yaitu kestabilan suhu dalam sarang dan keseim-bangan kadar air. Pemecahan masalah ini benar-benar sempurna. Papan-papan paralel dibuat di areal atap sarang rayap ini. Papan-papan yang terbuat dari lumpur tersebut mampu menyerap kandungan air yang dikeluarkan oleh tubuh rayap. Air ini menguap akibat panas di bagian dalam dan keluar menuju bagian atas melalui celah-celah pengatur kondisi udara pada sarang tersebut. Penguapan ini menurun-kan suhu dalam sarang dan juga menjamin kesinambungan sirkulasi udara. Panel-panel dalam sarang rayap melakukan fungsinya sebagai pengatur kondisi udara secara sempurna tanpa cacat.
Terdapat contoh memukau lainnya tentang pengetahuan konstruksi rayap. Spesies rayap lain, yang hidup di dataran Australia Utara, membuat sarang dengan bentuk menyerupai pisau belati, yakni sangat lebar dengan bagian tepi yang sangat tipis. Rahasia sarang ini terletak pada posisi sudutnya terhadap matahari. Rayap membangun sarangnya dengan sudut tertentu sehingga pada siang hari, ketika matahari berada di puncak ketinggi-an, sangat sedikit permukaan sarang yang terkena sinar matahari. Dengan demikian, panas yang diterima menjadi minimum. Sudut yang sama dipakai pada setiap sarang rayap jenis ini tanpa kesalahan.
Tapi, yang sesungguhnya paling menakjubkan adalah rayap yang mengerjakan semua bangunan megah ini ternyata buta. Jadi, bagaimana makhluk teramat kecil yang tak mampu melihat barang sesentimeter pun di depannya, mampu membangun menara raksasa berdasarkan perhitungan teknik yang rumit? Bagaimana satu setengah juta rayap dalam satu sarang mampu melakukan kerjasama sempurna seperti ini?
Ahli biologi David Attenborough, seorang naturalis terkenal berkebangsaan Inggris, berkomentar tentang pertanyaan ini pada salah satu dokumentasinya:
masing-masing (rayap) pekerja meletakkan adonan lumpur pada suatu tempat tertentu sebagaimana diinginkan oleh sebuah Rancangan Induk. Bagaimana mereka mampu mengerjakan hal tersebut, kita masih belum mengetahuinya.
Rancangan luar biasa yang tidak dapat dimengerti manusia, namun dipatuhi rayap tanpa sanggahan tersebut, adalah ilham yang diberikan Allah kepada makhluk ini.
Apartemen Bertingkat dari Kertas
Makhluk hidup lain yang mengingatkan kita pada lebah madu dengan kemampuan arsitektu-ralnya adalah lebah liar pembuat kertas. Spesies lebah ini mengunyah kayu dan menggu-nakannya untuk membuat selulosa, yakni kertas, di dalam mulutnya. Lalu ia menggunakan kertas ini untuk membangun sendiri sarangnya yang melingkar.
Ia membuat kantung-kantung heksagonal-persis seperti pada lebah madu-dari kertas yang ia rekatkan pada bagian dalam atap rumah. Ia menempatkan satu telur pada masing-masing heksagon pada atap rumah. Sekitar tiga minggu kemudian, larva menetas dari telur-telur tersebut. Larva ini menunjukkan kecerdasan yang mengejutkan dengan menutup lubang kantung yang sengaja dibiarkan terbuka oleh induknya. Dengan cara demikian, mereka menghindarkan diri jatuh ke lantai karena beban tubuh mereka. Setelah tumbuh beberapa minggu, mereka muncul dari dalam kantung sebagai lebah liar dewasa.
Lebah liar muda ini tidak menyia-nyiakan waktu dalam menjalani kehidupan. Setiap kewajiban yang harus mereka kerjakan telah diilhamkan dalam diri mereka oleh Pencipta mereka, yakni Allah.
Lebah muda tersebut memperbesar bangunan yang telah dimulai oleh induk-nya. Pada akhirnya, koloni yang lebih besar muncul. Sarang lebah tersebut kini telah menjadi sebuah blok apartemen bertingkat. Setiap lebah liar yang lahir di sini akan patuh secara penuh pada ilham yang diberikan kepadanya.
Rumah dari Lumpur
Pot kecil, yang mungkin pernah Anda jumpai dalam hidup anda, telah dibuat oleh spesies lebah liar lainnya. Lebah liar ini membuat lumpur lengket dengan mencam-purkan air liurnya dengan tanah lembab. Ia membuat pot-pot yang sangat seragam dengan menggunakan lumpur yang dibuatnya. Ia membuat bentuk pada lumpur tersebut dengan memutarnya secara terus-menerus. Ini adalah teknik yang sama sebagaimana yang digunakan manusia dalam pembuatan pot. Ketika pot selesai dibuat, ia tidak lupa untuk memberi leher dan lubang potnya. Ketika segala sesuatunya telah selesai, lebah tersebut memutar pantatnya ke arah mulut pot dan meletakkan telur di dalamnya. Setelah menambahkan sejumlah bahan makanan ke dalam pot, ia menutup rapat lubang mulut pada pot dan terbang pergi. Larva-larva yang menetas dari telur tersebut akhirnya akan memecah pot dan keluar untuk memulai hidup mereka secara mandiri.
Lebah-lebah muda yang lahir, mulai membangun pot-pot sempurna, persis seperti yang dilakukan oleh induknya, tanpa menjalani pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu. Ketrampilan sempurna yang mereka miliki diilhamkan dalam diri mereka oleh Allah, yang telah menciptakan mereka.
Oleh karena itu, yang seharusnya kita takjubi dan puji ketika menyaksikan segala bentuk keindahan, estetika dan kemegahan adalah kebesaran Allah, yang menciptakan dan mengilhami semua konsep ini sebagaimana yang Dia kehendaki pada diri makhluk hidup ciptaan-Nya.?
Ke indeks artikel
Muka | Buku | Film | Artikel | Audio | Hubungi kami | Berlangganan | Kirim halaman ini ke teman
© Harun Yahya Internasional 2006.
Hak Cipta Terpelihara. Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan dengan mencantumkan sumber situs web ini. Hubungi Kami
MUKA TENTANG SITUS INI HUBUNGI KAMI
Arsitek-arsitek Mungil di Alam
HARUN YAHYA
Kirim artikel ini
Binatang-binatang di alam sungguh menarik perhatian kita, terutama struktur tubuh mereka. Misalnya, citah memiliki sistem rangka dan sistem otot yang sempurna untuk berlari; elang memiliki desain aerodinamis paling unggul di dunia; dan lumba-lumba memiliki kulit serta tubuh yang diciptakan secara khusus, sehingga dapat berenang dan menyelam di air dengan sempurna. Gambaran tubuh binatang yang sempurna tanpa cacat ini adalah bukti untuk mengingatkan kita, bahwa tiap jenis makhluk hidup diciptakan oleh Allah.
Tapi, memiliki tubuh yang sempurna belumlah cukup. Sebab pada saat yang sama, binatang harus mengetahui bagaimana meng-gunakan bagian-bagian tubuhnya tersebut. Misalnya, sayap seekor burung hanya bermanfaat jika burung berhasil terbang, meluncur dan mendarat dengan sayapnya.
Berbagai satwa memperlihatkan keahlian mereka sejak saat mereka dilahirkan. Sebagai contoh, hanya perlu waktu setengah jam saja bagi bayi rusa yang baru lahir untuk berdiri dan berlari; bayi kura-kura yang sebelum menetas ditimbun dalam pasir oleh induk betinanya tahu, bahwa mereka harus memecah cangkang telur mereka dan bergerak ke permukaan pasir. Bahkan, mereka telah diajari bahwa segera setelah muncul di permukaan pasir, mereka harus mencapai lautan. Seolah-olah, semua binatang muncul di dunia ini dalam keadaan telah terlatih dengan baik.
Contoh paling menakjubkan dari ketrampilan mengagumkan yang dimiliki binatang adalah rumah yang mereka bangun sendiri dengan sangat ahli. Ketika kita memperhatikan arsitek-arsitek lain di alam, kita dapat dengan jelas melihat bahwa tiap-tiap mereka adalah keajaiban penciptaan. Marilah kita pelajari sebagian kecil saja dari ribuan contoh yang ada.
Si Buta Pembuat 'Gedung Pencakar Langit'
Rayap adalah serangga kecil yang menyerupai semut. Mereka hidup berkoloni dan membangun sarang raksasa untuk diri mereka sendiri. Satuan terkecil pembangun sarang tersebut adalah bata-bata mungil yang terbuat dari tanah, yang dibuat rayap-rayap pekerja dengan mencampurkan air liur mereka sebagai bahan perekat. Ukuran sarang rayap kadang dapat mencapai tiga sampai empat meter. Arsitektur sarang yang menyerupai bangunan pencakar langit raksasa bila dibandingkan dengan ukuran tubuh rayap itu sendiri, sungguh sangat menakjubkan.
Bagian dalam sarang rayap dipenuhi dengan lorong-lorong sempit. Di bagian dalam lorong-lorong tersebut, terdapat sekitar satu setengah juta rayap yang bekerja bersama dengan keharmonisan yang luar biasa.
Ketika kita mengamati penampang melintang sebuah sarang rayap, kita akan menemukan sebuah bilik khusus untuk ratu, sejumlah areal pertanian, gudang-gudang penyimpan dan lorong-lorong pengatur kondisi udara.
Rayap melakukan pekerjaan pembangunan dan perbaikan sarang. Selain itu, mereka juga senantiasa siap menghadapi musuh yang mungkin datang, serta bercocok tanam dalam sarang mereka dengan menanam jamur.
Kelangsungan hidup populasi besar seperti ini tergantung pada kondisi terpenting, yaitu kestabilan suhu dalam sarang dan keseim-bangan kadar air. Pemecahan masalah ini benar-benar sempurna. Papan-papan paralel dibuat di areal atap sarang rayap ini. Papan-papan yang terbuat dari lumpur tersebut mampu menyerap kandungan air yang dikeluarkan oleh tubuh rayap. Air ini menguap akibat panas di bagian dalam dan keluar menuju bagian atas melalui celah-celah pengatur kondisi udara pada sarang tersebut. Penguapan ini menurun-kan suhu dalam sarang dan juga menjamin kesinambungan sirkulasi udara. Panel-panel dalam sarang rayap melakukan fungsinya sebagai pengatur kondisi udara secara sempurna tanpa cacat.
Terdapat contoh memukau lainnya tentang pengetahuan konstruksi rayap. Spesies rayap lain, yang hidup di dataran Australia Utara, membuat sarang dengan bentuk menyerupai pisau belati, yakni sangat lebar dengan bagian tepi yang sangat tipis. Rahasia sarang ini terletak pada posisi sudutnya terhadap matahari. Rayap membangun sarangnya dengan sudut tertentu sehingga pada siang hari, ketika matahari berada di puncak ketinggi-an, sangat sedikit permukaan sarang yang terkena sinar matahari. Dengan demikian, panas yang diterima menjadi minimum. Sudut yang sama dipakai pada setiap sarang rayap jenis ini tanpa kesalahan.
Tapi, yang sesungguhnya paling menakjubkan adalah rayap yang mengerjakan semua bangunan megah ini ternyata buta. Jadi, bagaimana makhluk teramat kecil yang tak mampu melihat barang sesentimeter pun di depannya, mampu membangun menara raksasa berdasarkan perhitungan teknik yang rumit? Bagaimana satu setengah juta rayap dalam satu sarang mampu melakukan kerjasama sempurna seperti ini?
Ahli biologi David Attenborough, seorang naturalis terkenal berkebangsaan Inggris, berkomentar tentang pertanyaan ini pada salah satu dokumentasinya:
masing-masing (rayap) pekerja meletakkan adonan lumpur pada suatu tempat tertentu sebagaimana diinginkan oleh sebuah Rancangan Induk. Bagaimana mereka mampu mengerjakan hal tersebut, kita masih belum mengetahuinya.
Rancangan luar biasa yang tidak dapat dimengerti manusia, namun dipatuhi rayap tanpa sanggahan tersebut, adalah ilham yang diberikan Allah kepada makhluk ini.
Apartemen Bertingkat dari Kertas
Makhluk hidup lain yang mengingatkan kita pada lebah madu dengan kemampuan arsitektu-ralnya adalah lebah liar pembuat kertas. Spesies lebah ini mengunyah kayu dan menggu-nakannya untuk membuat selulosa, yakni kertas, di dalam mulutnya. Lalu ia menggunakan kertas ini untuk membangun sendiri sarangnya yang melingkar.
Ia membuat kantung-kantung heksagonal-persis seperti pada lebah madu-dari kertas yang ia rekatkan pada bagian dalam atap rumah. Ia menempatkan satu telur pada masing-masing heksagon pada atap rumah. Sekitar tiga minggu kemudian, larva menetas dari telur-telur tersebut. Larva ini menunjukkan kecerdasan yang mengejutkan dengan menutup lubang kantung yang sengaja dibiarkan terbuka oleh induknya. Dengan cara demikian, mereka menghindarkan diri jatuh ke lantai karena beban tubuh mereka. Setelah tumbuh beberapa minggu, mereka muncul dari dalam kantung sebagai lebah liar dewasa.
Lebah liar muda ini tidak menyia-nyiakan waktu dalam menjalani kehidupan. Setiap kewajiban yang harus mereka kerjakan telah diilhamkan dalam diri mereka oleh Pencipta mereka, yakni Allah.
Lebah muda tersebut memperbesar bangunan yang telah dimulai oleh induk-nya. Pada akhirnya, koloni yang lebih besar muncul. Sarang lebah tersebut kini telah menjadi sebuah blok apartemen bertingkat. Setiap lebah liar yang lahir di sini akan patuh secara penuh pada ilham yang diberikan kepadanya.
Rumah dari Lumpur
Pot kecil, yang mungkin pernah Anda jumpai dalam hidup anda, telah dibuat oleh spesies lebah liar lainnya. Lebah liar ini membuat lumpur lengket dengan mencam-purkan air liurnya dengan tanah lembab. Ia membuat pot-pot yang sangat seragam dengan menggunakan lumpur yang dibuatnya. Ia membuat bentuk pada lumpur tersebut dengan memutarnya secara terus-menerus. Ini adalah teknik yang sama sebagaimana yang digunakan manusia dalam pembuatan pot. Ketika pot selesai dibuat, ia tidak lupa untuk memberi leher dan lubang potnya. Ketika segala sesuatunya telah selesai, lebah tersebut memutar pantatnya ke arah mulut pot dan meletakkan telur di dalamnya. Setelah menambahkan sejumlah bahan makanan ke dalam pot, ia menutup rapat lubang mulut pada pot dan terbang pergi. Larva-larva yang menetas dari telur tersebut akhirnya akan memecah pot dan keluar untuk memulai hidup mereka secara mandiri.
Lebah-lebah muda yang lahir, mulai membangun pot-pot sempurna, persis seperti yang dilakukan oleh induknya, tanpa menjalani pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu. Ketrampilan sempurna yang mereka miliki diilhamkan dalam diri mereka oleh Allah, yang telah menciptakan mereka.
Oleh karena itu, yang seharusnya kita takjubi dan puji ketika menyaksikan segala bentuk keindahan, estetika dan kemegahan adalah kebesaran Allah, yang menciptakan dan mengilhami semua konsep ini sebagaimana yang Dia kehendaki pada diri makhluk hidup ciptaan-Nya.?
Ke indeks artikel
Muka | Buku | Film | Artikel | Audio | Hubungi kami | Berlangganan | Kirim halaman ini ke teman
© Harun Yahya Internasional 2006.
Hak Cipta Terpelihara. Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan dengan mencantumkan sumber situs web ini. Hubungi Kami
Kopi Sebagai Anti Oksidan
Kopi mengandung lebih banyak ANTIOKSIDAN DIBANDING buah n sayuran. Studi baru dari University of Scaranton menemukan ,kopi merupakan sumber utama Antioksidan melebihi buah n sayuran ,kopi berkafein maupun yang kafeinnya dihilangkan (decaf) mempunyai antioksidan yang sama.
Antioksidan secara umum dikaitkan dengan sejumlah khasiat,termasuk mencegah penyakit JANTUNG n KANKER ,tapi menurut para ahli ,khasiatnya terutama tergantung pada bagaimana Antioksidan itu diabsorp dan digunakan tubuh.
Dalam studi,para periset menganalisa kandungan Antioksidan lebih dari 100 jenis makanan,termasuk buah - buahan,sayuran,kacang - kacangan (nut),rempah,minyak n minuman biasa. Data lalu dibandingkan dengan
database yang ada dari DEPARTEMENT OF AGRICULTURE AMERIKA. hasilnya ternyata mengagetkan, kopi menduduki urutan pertama,baik dalam ukuran persaji maupun dalam frekuensi konsumsi,mengungguli sumber - sumber Antioksidan populer seperti : Teh/susu/cokelat/cranberry.
Dari semua makanan n minuman yang distudi, Kurma mengandung paling banyak mengandung Antioksidan dalam ukuran saji,tapi karena konsumsi kurma tidak setinggi konsumsi kopi,minuman ini tampil sebagai urutan pertama sumber Antioksidan.
Selain menghilangkan kantuk,kopi juga dikaitkan dengan berbagai khasiat kesehatan,termasuk mencegah : Kanker liver n Kolon,Diabetes type 2, Parkinson. Begitu menurut beberapa studi yang diterbitkan baru - baru ini. Tapi para ahli menyarankan mengkumsisi kopi secukupnya saja ,karena bisa membuat sulit tidur n menyebabkan sakit perut, 1 - 2 cangkir tampak berkhasiat,jika tidak suka kopi,coba minum teh hitam yang juga banyak dikomsumsi.
sumber : majalah Aura
Klub Pengembangan Kepribadian
Dikutip oleh : “David Hebat”
Comments (0)
WINNER OR LOSSER ?
11 October 2005
The Winner selalu berfikir mengenai kerja sama, sementara
The Looser selalu berfikir bagaimana menjadi tokoh yang paling
berjaya.
Ikuti cerita ilustrasi fiksinya :
Seekor kucing lapar sedang duduk santai di tepi pantai, Tiba tiba
datang se-ekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya, Lalu
kucing lapar itu berkata: “Kalau memang kamu berani, hayo kita
berkelahi di dalam sarangku, Yang kalah akan jadi santapan
yang menang, dan saya yakin saya akan menang.”
Sang Rubah jantan merasa tertantang, “dimanapun jadi, Masa sih
kucing lapar bisa menang melawan aku?” Merekapun masuk ke dalam sarang
kelinci, Sepuluh menit kemudian sang kucing lapar keluar sambil
menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.
Sang kucing kembali bersantai, Sambil memakai kaca mata hitam dan
topi pantai Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak
memangsanya. Lalu kucing berkata : “Kalau memang kamu berani,
hayo kita berkelahi di dalam sarangku. Yang kalah akan jadi
santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.
“Sang serigala merasa tertantang, dimanapun jadi.
Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”
Merekapun masuk ke dalam sarang kucing.
Lima belas menit kemudian sang kucing keluar sambil
menggenggam Setangkai paha serigala dan
melahapnya dengan nikmat.
Sang kucing kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan
merebahkan diri diatas pasir, Tiba tiba datang seekor beruang
besar yang hendak memangsanya. Lalu kucing berkata: “Kalau memang
kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam sarangku. Yang
kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan
menang. “Sang Beruang merasa tertantang.
“Dimanapun jadi. Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”
Merekapun masuk ke dalam sarang kucing.
Tiga puluh menit kemudian sang kucing keluar sambil
menggenggam setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.
Pohon kelapa melambai lambai, Lembayung senja sudah tiba, habis
sudah waktu bersantai, Sang kucing melongok ke dalam sarangnya
sambil melambai “Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan!!”
Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya.
Sambil menguap Harimau berkata ” Kerjasama kita sukses hari ini,
kita makan kenyang Dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang.”
Untuk membentuk ikatan persahabatan dan persaudaraan harus ada
kerendahan hati dan keikhlasan bekerja sama :
MESKIPUN DENGAN SESEORANG YANG KELIHATANNYA
TIDAK LEBIH BAIK DARI KITA
Kucing itu, winner or losser ? Pikirkanlah…
Comments (0)
Sounds Of Health
22 September 2005
Sounding
It is known that sound has the power to change us. It is used in meditation, ritual, prayer, and as a natural healing technique. Sound itself encompasses most auditory phenomenon and sound healers may practice their craft with recorded classical music, drumming, chanting, instruments, or electronically synthesized sounds. Sounding, however, is unique in that the practitioner uses only his or her voice projected onto the body through loosely cupped hands or a cone of wood. The resonance of the voice permeates tissue and bone, positively impacting physical and spiritual health by causing unbalanced areas to begin once again resonating at their natural frequencies.
The human voice has the natural ability to affect both the body and mind. Just as a beautiful melody or powerful drum beat can inspire and energize you, a sound healer’s voice stimulates your systems’ natural integrity, helping you to achieve deep relaxation and well-being. A sounding session most often starts with the healer directing sounds toward various parts of the body to determine what areas require stabilization and strengthening. This technique is called ‘overtoning.’ He or she may sigh, sing, or vocalize in various frequencies while listening for a change in the tone that indicates the sound interfacing with the body’s energy field. As each area of the body vibrates at its own unique frequency, this helps the healer identify the precise systems where the sounding needs to be directed. The healer will then cup his or her hands over the area in need of treatment and vocalizes in specific frequencies. The pure harmonic vibrations emitted by the healer ripple and echo through the body, correcting the out-of-sync rhythms and resonance, relieving tension, and creating energy impulses that help the body heal itself without medication.
In sounding, the healer’s voice becomes a winding river upon which healing energy is conveyed into the body. Plato called music the “essence of order,” and when, through the miraculous abilities of the human voice, the body, spirit, and emotions are vibrating at their intended frequencies and in perfect harmony with one another, the result is perfect health.
What do you think?
Comments (0)
10 Kebiasaan yg dapat merusak otak
Yana Arina
Summit Oto Finance
Accounting Division
Telp : 021-252-2788 Ext. 629
Fax : 021-252-6323
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.
Jangan rusak otak, selagi bisa…
Kopi mengandung lebih banyak ANTIOKSIDAN DIBANDING buah n sayuran. Studi baru dari University of Scaranton menemukan ,kopi merupakan sumber utama Antioksidan melebihi buah n sayuran ,kopi berkafein maupun yang kafeinnya dihilangkan (decaf) mempunyai antioksidan yang sama.
Antioksidan secara umum dikaitkan dengan sejumlah khasiat,termasuk mencegah penyakit JANTUNG n KANKER ,tapi menurut para ahli ,khasiatnya terutama tergantung pada bagaimana Antioksidan itu diabsorp dan digunakan tubuh.
Dalam studi,para periset menganalisa kandungan Antioksidan lebih dari 100 jenis makanan,termasuk buah - buahan,sayuran,kacang - kacangan (nut),rempah,minyak n minuman biasa. Data lalu dibandingkan dengan
database yang ada dari DEPARTEMENT OF AGRICULTURE AMERIKA. hasilnya ternyata mengagetkan, kopi menduduki urutan pertama,baik dalam ukuran persaji maupun dalam frekuensi konsumsi,mengungguli sumber - sumber Antioksidan populer seperti : Teh/susu/cokelat/cranberry.
Dari semua makanan n minuman yang distudi, Kurma mengandung paling banyak mengandung Antioksidan dalam ukuran saji,tapi karena konsumsi kurma tidak setinggi konsumsi kopi,minuman ini tampil sebagai urutan pertama sumber Antioksidan.
Selain menghilangkan kantuk,kopi juga dikaitkan dengan berbagai khasiat kesehatan,termasuk mencegah : Kanker liver n Kolon,Diabetes type 2, Parkinson. Begitu menurut beberapa studi yang diterbitkan baru - baru ini. Tapi para ahli menyarankan mengkumsisi kopi secukupnya saja ,karena bisa membuat sulit tidur n menyebabkan sakit perut, 1 - 2 cangkir tampak berkhasiat,jika tidak suka kopi,coba minum teh hitam yang juga banyak dikomsumsi.
sumber : majalah Aura
Klub Pengembangan Kepribadian
Dikutip oleh : “David Hebat”
Comments (0)
WINNER OR LOSSER ?
11 October 2005
The Winner selalu berfikir mengenai kerja sama, sementara
The Looser selalu berfikir bagaimana menjadi tokoh yang paling
berjaya.
Ikuti cerita ilustrasi fiksinya :
Seekor kucing lapar sedang duduk santai di tepi pantai, Tiba tiba
datang se-ekor rubah jantan besar yang hendak memangsanya, Lalu
kucing lapar itu berkata: “Kalau memang kamu berani, hayo kita
berkelahi di dalam sarangku, Yang kalah akan jadi santapan
yang menang, dan saya yakin saya akan menang.”
Sang Rubah jantan merasa tertantang, “dimanapun jadi, Masa sih
kucing lapar bisa menang melawan aku?” Merekapun masuk ke dalam sarang
kelinci, Sepuluh menit kemudian sang kucing lapar keluar sambil
menggenggam Setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat.
Sang kucing kembali bersantai, Sambil memakai kaca mata hitam dan
topi pantai Tiba tiba datang se-ekor serigala besar yang hendak
memangsanya. Lalu kucing berkata : “Kalau memang kamu berani,
hayo kita berkelahi di dalam sarangku. Yang kalah akan jadi
santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.
“Sang serigala merasa tertantang, dimanapun jadi.
Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”
Merekapun masuk ke dalam sarang kucing.
Lima belas menit kemudian sang kucing keluar sambil
menggenggam Setangkai paha serigala dan
melahapnya dengan nikmat.
Sang kucing kembali bersantai, Sambil memasang payung pantai dan
merebahkan diri diatas pasir, Tiba tiba datang seekor beruang
besar yang hendak memangsanya. Lalu kucing berkata: “Kalau memang
kamu berani, hayo kita berkelahi di dalam sarangku. Yang
kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan
menang. “Sang Beruang merasa tertantang.
“Dimanapun jadi. Masa sih kucing bisa menang melawan aku?”
Merekapun masuk ke dalam sarang kucing.
Tiga puluh menit kemudian sang kucing keluar sambil
menggenggam setangkai paha Beruang dan melahapnya dengan nikmat.
Pohon kelapa melambai lambai, Lembayung senja sudah tiba, habis
sudah waktu bersantai, Sang kucing melongok ke dalam sarangnya
sambil melambai “Hai, keluar, sudah sore, besok kita teruskan!!”
Keluarlah se-ekor harimau dari lubang itu, sangat besar badannya.
Sambil menguap Harimau berkata ” Kerjasama kita sukses hari ini,
kita makan kenyang Dan saya tidak perlu berlari mengejar kencang.”
Untuk membentuk ikatan persahabatan dan persaudaraan harus ada
kerendahan hati dan keikhlasan bekerja sama :
MESKIPUN DENGAN SESEORANG YANG KELIHATANNYA
TIDAK LEBIH BAIK DARI KITA
Kucing itu, winner or losser ? Pikirkanlah…
Comments (0)
Sounds Of Health
22 September 2005
Sounding
It is known that sound has the power to change us. It is used in meditation, ritual, prayer, and as a natural healing technique. Sound itself encompasses most auditory phenomenon and sound healers may practice their craft with recorded classical music, drumming, chanting, instruments, or electronically synthesized sounds. Sounding, however, is unique in that the practitioner uses only his or her voice projected onto the body through loosely cupped hands or a cone of wood. The resonance of the voice permeates tissue and bone, positively impacting physical and spiritual health by causing unbalanced areas to begin once again resonating at their natural frequencies.
The human voice has the natural ability to affect both the body and mind. Just as a beautiful melody or powerful drum beat can inspire and energize you, a sound healer’s voice stimulates your systems’ natural integrity, helping you to achieve deep relaxation and well-being. A sounding session most often starts with the healer directing sounds toward various parts of the body to determine what areas require stabilization and strengthening. This technique is called ‘overtoning.’ He or she may sigh, sing, or vocalize in various frequencies while listening for a change in the tone that indicates the sound interfacing with the body’s energy field. As each area of the body vibrates at its own unique frequency, this helps the healer identify the precise systems where the sounding needs to be directed. The healer will then cup his or her hands over the area in need of treatment and vocalizes in specific frequencies. The pure harmonic vibrations emitted by the healer ripple and echo through the body, correcting the out-of-sync rhythms and resonance, relieving tension, and creating energy impulses that help the body heal itself without medication.
In sounding, the healer’s voice becomes a winding river upon which healing energy is conveyed into the body. Plato called music the “essence of order,” and when, through the miraculous abilities of the human voice, the body, spirit, and emotions are vibrating at their intended frequencies and in perfect harmony with one another, the result is perfect health.
What do you think?
Comments (0)
10 Kebiasaan yg dapat merusak otak
Yana Arina
Summit Oto Finance
Accounting Division
Telp : 021-252-2788 Ext. 629
Fax : 021-252-6323
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.
9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang Berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.
Jangan rusak otak, selagi bisa…
Langganan:
Postingan (Atom)



